“Berdoalah senantiasa dengan semua doa dan permohonan di dalam Roh, berjaga-jagalah dengan segenap ketekunan dan permohonan bagi semua orang Kudus” (Efesus 6:18, NKJV).

Kesaksian

“Kristus, Perantara kita, dan Roh Kudus senantiasa menjadi perantara bagi manusia, tetapi Roh tidak memohon kepada kita seperti halnya Kristus yang mempersembahkan darah-Nya, yang ditumpahkan sejak awal dunia; Roh bekerja atas hati kita, membawa doa dan penyesalan, pujian dan syukur. Rasa syukur yang mengalir dari bibir kita adalah hasil dari Roh yang menyentak jiwa kita dalam ingatan suci, membangkitkan musik hati kita” (Ellen White, SDA Bible Commentary, vol. 6, hlm. 1077-78).

Doa adalah tantangan. Kita tidak dapat melihat Tuhan, dan kebanyakan dari kita jarang, jika pernah, mendengar Tuhan. Kita tidak dapat menyentuh-Nya, dan kadang-kadang sepertinya jawaban itu sulit didapat. Kita juga memiliki banyak pertanyaan tentang cara kerja doa, atau mengapa doa itu tampaknya tidak berhasil.

Saya teringat ketika berdoa saat saya masih muda dan sedang frustrasi. Saya sering merasa mengantuk (berdoa dengan kepala tertunduk dan mata tertutup), dan kadang-kadang pikiran saya berkelana ke daftar hal-hal yang perlu saya lakukan daripada berbicara dengan Tuhan. Lagu-lagu seperti “Inilah Jam Ku Berdoa” adalah misteri bagi saya. “Bagaimana orang bisa berdoa selama satu jam? Saya hampir tidak bisa berdoa selama 15 menit. Bahkan, satu survei menunjukkan bahwa rata-rata waktu yang dihabiskan pendeta dalam doa adalah sekitar 7-10 menit setiap hari! Saya merasa bersalah. Dari semua hal yang harus dilakukan oleh seorang pendeta, doa adalah yang paling penting dari semuanya.

Sambil mempelajari topik tentang Roh Kudus dengan saksama, saya menemukan teks ini: “Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita”(Roma 8:26). Saya tidak sepenuhnya memahami ayat ini pada waktu itu, tetapi jelas Roh Kudus akan membantu saya dengan doa. Satu pemikiran itu saja yang mulai mengubah kehidupan doa saya. Tuhan telah berjanji untuk membantu saya berdoa, jadi saya mulai mengklaim janji itu dengan sepenuh hati. Ketika saya mengantuk, saya mengklaim janji itu. Ketika pikiran saya bercabang ke mana-mana, saya mengklaim janji itu. Secara bertahap kualitas doa saya dan jumlah waktu yang saya habiskan dalam doa meningkat. Juga, ketika saya menghabiskan lebih banyak waktu dalam doa, tantangan pribadi meningkat atau hilang, dan mukjizat mulai terjadi. Saya tidak bisa menjelaskan alasannya, tetapi tampaknya itu benar: waktu yang dihabiskan dalam doa sama pentingnya dengan kualitas dari apa yang kita katakan.

Meskipun terkadang doa masih merupakan tantangan, saya menemukan bahwa waktu berlalu lebih cepat, dan saya tidak mengalami masalah dengan kantuk atau pikiran yang bercabang ketika sedang berdoa. Saya tahu Tuhan mendengar doa-doa saya, dan saya tahu Dia akan menjawab doa-doa saya pada waktu dan cara-Nya yang terbaik. Jadi, berbicara secara Alkitabiah, berdoa dalam Roh berarti mengerahkan upaya manusia untuk meningkatkan waktu kita dalam doa sambil memercayai Roh Kudus untuk menginspirasi dan memberdayakan kita.

Beberapa Ide Praktis untuk Mengembangkan Kehidupan Doa Anda

  • Berdoa melalui Kitab Suci. Baca sebuah teks dan berdoalah kepada Tuhan tentang apa yang baru saja Anda baca.
  • Gunakan musik. Buku nyanyian pujian dan nyanyian lainnya berisi banyak doa. Gunakan doa-doa itu untuk membantu Anda mengetahuinya apa yang ingin Anda katakan. Bernyanyi adalah bentuk lain dari doa.
  • Berdoa di tempat yang memiliki udara segar dan bebas dari gangguan.
  • Buat jurnal doa Anda. Banyak orang senang menuliskan doa-doa mereka dan menemukan bahwa itu membantu mereka menjernihkan pikiran dan mengekspresikan diri mereka secara lebih menyeluruh.
  • Temukan pasangan doa yang dapat Anda doakan secara langsung atau melalui telepon.
  • Menghadiri pertemuan-pertemuan doa (di gereja atau di rumah) atau memulai pertemuan doa.
  • Buatlah daftar hal-hal yang perlu Anda bicarakan dengan Tuhan.

Ayat-ayat Alkitab untuk Didoakan

  • Yudas 20 — Kita membangun iman kita dengan berdoa dalam Roh Kudus.
  • Efesus 6:18 — Berdoa dalam Roh dengan segala jenis doa dan permohonan.
  • Lukas 6:12 – Semalaman Yesus berdoa.
  • Lukas 11:11-13 — Roh Kudus datang kepada kita sebagai jawaban atas doa.
  • 1 Timotius 2:1 — Doa adalah hal terpenting yang dapat kita lakukan.
  • Lukas 22:43 — Bantuan Ilahi akan menguatkan doa-doa kita, seperti yang terjadi pada Yesus.
  • Kejadian 32:24 — Yakub bergulat dengan Allah. Terkadang doa tampak seperti kerja keras.
  • Lukas 18:1 — Kita akan diberkati jika kita terus berdoa tanpa kehilangan semangat.
  • Zakharia 12:10 — Roh kasih karunia dan doa akan dicurahkan ke atas kita dan pada keluarga kita.

Saran Doa

  • Bapa terkasih, jadikan aku sebagai seorang pendoa dan gunakan aku untuk menjadi berkat bagi orang-orang dalam hidupku. Tolong curahkan Roh Kudus-Mu ke atasku dan berikan aku kekuatan.
  • Tuhan, tolong singkirkan Setan dan kejahatan yang ingin membuat saya tetap berada dalam perbudakan. Berikan aku kemenangan atas dosa-dosaku melalui kuasa darah-Mu.
  • Tolong selamatkan anak-anak dan cucu-cucu kami. Kirimkan malaikat Surga yang dapat disediakan untuk membimbing mereka menuju kehidupan abadi. Hancurkan kuasa Setan atas mereka, bantu mereka melihat kebaikan-Mu, dan beri mereka semangat pertobatan.
  • Berkatilah para pendeta, guru, penginjil, dan anggota gereja di seluruh dunia dengan semangat doa. Semoga suara persatuan dari umat-Mu naik ke surga dalam paduan suara pujian dan syafaat yang dahsyat.
  • Tuhan, kami berdoa untuk perlindungan-Mu bagi anak-anak dan remaja yang rentan. Kami meminta Engkau untuk melindungi mereka dari orang-orang yang berusaha mengeksploitasi mereka.
  • Kami memohon kiranya Engkau mengaktifkan misionaris ke kota-kota untuk mendirikan gereja bagi 806 kelompok di 20 negara Divisi Inter Eropa.
  • Berdoalah agar banyak orang bersedia bekerja mendirikan gereja bagi 948 kelompok di 38 negara Divisi Inter Amerika.
  • Tuhan, tolong bimbing keputusan gereja di Sesi General Conference 2020 (25 Juni – 4 Juli). Semoga para delegasi, pemimpin, dan anggota dipenuhi dengan semangat kebangunan dan kasih.
  • Kami mengangkat tujuh nama yang tertulis di dalam kartu doa kami. Tolong bawa mereka dekat ke hadirat-Mu.
  • Permohonan doa lainnya:

Lagu-lagu yang Disarankan

  • Inilah Jamku Berdoa (LSEL #433);
  • Se’gra Datang Hujan Berkat (LSEL #150);
  • Jaminan Berkat Tuhan Janji (LSEL #464)

Baca juga tulisan terkait dibawah ini :

2 thoughts on “Hari 7 – Berdoa di Dalam Roh Kudus

  1. Pingback: Hari 8 – Kepatuhan Kepada Roh Kudus | Maranatha Seventh-Day Adventist Church Official Website • Sharing • Caring • Praying

Berikan Komentar

%d bloggers like this: